Hujan Menjelang Pagi

21Okt07

Tadinya gerimis. Lalu hujan. Lalu terjebak di kantor. Lalu membunuh waktu di depan komputer.

Di tempat kemarin dan sebelumnya, nomor dua dari pintu belakang ruang redaksi, yang pernak-perniknya paling ramai, yang paling tak beraturan dengan segelas kopi dan bungkusan rokok, juga tumpukan koran dan buku, jemari masih saja asyik menari-nari di atas keyboard.

Di sebelah, dengkuran mulai mengeras dalam lelap.
Televisi masih bersuara, sendirian menyongsong pagi.

Lalu, apa yang akan kulakukan menemani matahari? Selain menikmati kopi, juga keributan tetangga kamar kost persis di depan jendela, aku juga libur.

Dan setelah itu Selasa, hari pertama yang membangunkanku untuk kerja. Yang menenggelamkanku pada 7 hari besok buat kerutinan yang seperti orang lain lakukan. Berkelahi dengan kata-kata milik Pramu dan Daryanto. Berjihad melawan kesalahan huruf yang tak pernah selesai meski dibantu Ika.

Dan sekarang masuk musim penghujan.

 

 



One Response to “Hujan Menjelang Pagi”

  1. 1 felixradioholix

    pertamaxxxxxxxxxxx…..

    hehehe
    🙂

    numpang nongol bozzz…

    hahaha


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: