Seperti Neraka

21Okt07

Malam ini kerja seperti terpanggang di oven. Panas. Dua AC mati, ti. Satu lagi cuma ketap ketip, sekarat. Sumpah serapah sudah sedari sore ku dengar. Koleksi kebun binatang sudah berulangkali keluar dari berbagai mulut.

Ampun. Ada 15 manusia dengan aroma keringat berbeda, terkurung di ruang yang sama. Lebih dari 20 komputer menyala. Jendela terkatup rapat. Tak ada angin. Hanya koran bekas yang bisa dimanfaatkan jadi kipas. Damn…



0 Responses to “Seperti Neraka”

  1. yang sabar ya, mas. kita beruntung masi bisa berkeringat. hidup sehat!!

    oya, makasi juga ucapannya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: