Sakit

12Des07

Pagi tadi, kakakku menelpon. Dia ingin memastikan keadaanku baik-baik saja. Oke, kupikir ini hanya joke dari seorang kakak. “Ya, aku baik. Semua aman terkendali,” ujarku berlagak seperti polisi bila melaporkan kejadian kepada atasan. “Jangan bergurau, ini serius,” ujar kakakku dari seberang dengan suara serius.
“Iya, kenapa.” sekarang giliran aku yang kuatir. Tumben-tumbennya, kakakku satu-satunya ini bicara tanpa ketawa. “Syukurlah kalau taka apa-apa.” ujarnya bernada lega.
Dia lalu menuturkan, Ibu, katanya, yang tak bisa mengetik SMS dan menelpon lewat HP itu sangat kuatir. Dia merengek-rengek kepada kakak untuk menghubungiku secepatnya. Beberapa hari ini, dada kirinya berasa sakit. Bila sudah seperti ini, menurut Ibu, berarti pertanda ada salah satu anaknya yang sakit.
Oh…..
Ibuku yang asli jawa, masih saja percaya firasat. Dan tiga hari lalu, magh memang menyerangku secara tiba-tiba. Aku sampai membungkuk-bungkuk menahan sakit. Aku hanya diam, tak ingin semakin membuat gundah yang di rumah. Tapi yang kukipikirkan, kenapa bisa pas begini. Bila dada sakit, berarti ada anaknya yang sakit. Bisa menjelaskan?



6 Responses to “Sakit”

  1. 1 qnewt

    jaga kesehatan ya jun. semuanya bisa dikendalikan ko.

  2. 2 marsitol

    gimana ngga sakit. lha makan aja cuma kalo ada yang ngasih.

  3. ada beberapa saran :
    1. kunjungi ibumu, mungkin dia kangen berat.
    2. coba kurangi cicilan mu itu, budget buat cicilan bisa dialihkan untuk membeli makan 3 kali tiap hari.
    3. kalau tidak cukup juga, datang saja ke kantor ku, tiap hari ada makan siang gratis disana.

  4. kemarin sepertinya saya sudah memberi koment ke tulisan ini, tapi mengapa tidak muncul? kemungkinan :
    1. dia malu bahwa yang saya katakan benar semua, cara efektif mengatasi malu memang dengan menghilangkan sumber malunya.
    2. orang ini sedang dilanda penyakit sebel pada saya, karena semua yang dia miliki kalah jauh dengan apa yang saya miliki.
    apa boleh buat, saya tetap ngotot memasukan koment, lagi!!
    1. sisakan gajimu untuk membeli makan, jangan kau habiskan semua untuk membayar cicilan. makanlah 3 kali sehari agar sehat,buah jangan lupa.
    2. jika uang cicilanmu itu belum cukup, mampirlah ke kantor ku, siang hari, dikantor ku ada makan siang gratis..
    itu dulu sarannya.

  5. eh..ikut-ikutan kota lain yuk..ada temu bloger..
    kalo dikota lain ada diskusi, jalan-jalan, dsb kita isi acara itu dengan mabok baerang-bareng dan tentu sahaja…..
    gemana? manarik bukan?


  1. 1 nulung … dipentung !!! « [felix radioholix]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: