MU vs Arsenal Tak Ditayangkan

13Apr08

Ampun. Saya yang penggemar berat Arsenal harus siap-siap gigit jari. Big match yang digelar hari ini (13/4) hilang dari layar kaca. Kata detik.com, ini gara.gara Depkominfo menghentikan siaran Astro.

Ah, lagi-lagi pemerintah. Punya kuasa senangnya main blokir!



3 Responses to “MU vs Arsenal Tak Ditayangkan”

  1. Horeee!!
    lalap dan sambal yang dirampas lagi. biar kumimpikan Fergie dan Wenger teriak teriak di lapangan.
    Minggu kerja, senin pagi mimpi mereka berdua, ahh indahnya.

  2. 2 Elys Welt

    perlu dituntut tuh pemerintah😛

  3. kita memang disposisikan untuk mendapat berita dari “kata orang”, budaya mendidika yang sangat bagus bukan?
    mungkin kita akan tahu itu dari orang, entah jauh disana, tentang hasil pertandingan bola, jalan cerita tentang film f*tna yang lagi heboh, atau orang indonesia yang sukses jadi model pla*boy, atau bintang film viv*d, dari orang di luar sana….,

    dan ga aneh jika kita pun tahu obat untuk mengobati penyakit yang melanda di negara kita, 1 tahun kemudian, itupun dari (lagi-lagi) orang di luar sana.

    diblokir apa ga diblokir, akan sama saja. film fit*a yg heboh itu dicekal masuk ke indonesia, justru akan menaikkan “rating” fit*a di FFI, dan semakin banyak orang indonesia yang ingin tahu seperti apa film itu.
    nyatanya, saat pemerintah memblokir situs2 ternama yg diindikasikan dapat digunakan sebagai distribusi fit*a, saat itu pulsa “orang2” indonesia menyatakan ‘bisa’ membuka situs2 terblokir itu dengan mudahnya…,

    uang disimpan di dalam lemari besi akan semakin diincar kawanan pencuri. untuk aman, disosialisasikannya ‘budaya’ menabung di bank, yang ‘katanya’ lebih aman.

    daripada pemerintah memblokir fil fit*a atau fit*a2 yg lain, lebih baik pemerintah memberikan “terjemahan” untuk menetralisir kehebohan itu. sama halnya saat Dan Brown menelorkan karya ‘fenomenal’ The Da Vinci Code, yg katanya dapat ‘menggoyahkan’ iman golongan tertentu, dan saat itu tidak ada aksi ’embargo’ dari pemerintah, namun yg ada adalah disusulnya buku2 yg berisi tentang “jawaban” The Da Vinci Code, seperti Ultimate Questions, Presuppositional Confrontations, Apologetics in Conversation, Captive to Reason, Professional Morons dan masih banyak lagi…,

    jadi pertanyaan yg timbul setelah beredar film fitna adalah “yang bener gimana sih?” bukannya “downloadnya gimana sih?”…., jika seperti itu, Paman Google akan mengalahkan Kitab Suci manapun….,

    keep’n art with your heart.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: